Kamis, 02 Oktober 2025

Climate Change : Change Start from You

 


🌱 A Walk Through the Changing Earth



It begins with a walk. Imagine stepping into a small forest at the edge of your town. The air is cooler, the sounds of birds echo between the trees, and the ground smells alive. This is ecology in action — a living web of plants, animals, soil, water, and air, all working together in balance. For centuries, humans were part of this rhythm, taking what they needed and giving back through cycles of renewal.


But somewhere along the way, the rhythm broke. Factories poured smoke into the sky, plastic drifted into the ocean, and forests fell to the sound of chainsaws. The planet adjusted at first, absorbing our impact. Yet today, the Earth is sending signals that the balance is tipping too far.


In Indonesia, fishermen notice their catches shrinking as coral reefs turn white from rising sea temperatures. Farmers in Java and Sumatra speak of unpredictable rains that wash away seedlings or arrive too late for harvest. In cities, families experience floods more often, sometimes in neighborhoods that were once safe. These are not isolated stories; they are chapters in a global narrative called climate change.


The science is clear: burning coal, oil, and gas releases gases that trap heat. That heat shifts the climate system, making storms harsher, oceans warmer, and glaciers melt faster. Ecology teaches us that everything is connected. When one thread in the web of life is pulled, the entire fabric trembles.


And yet, there is hope. I once read about a cocoa farmer in Sulawesi who switched to agroforestry — planting shade trees among his cocoa plants. The trees kept the soil moist, attracted bees, and improved his harvest. At the same time, those trees absorbed carbon from the air, helping fight climate change in their quiet way. In another village, children collected rainwater in painted barrels to water their gardens, turning a simple act into both play and resilience.


Change can start small. Choosing to walk instead of drive, bringing a reusable bottle, or planting a tree might seem insignificant. But multiplied by millions, these choices shift demand, push companies to adapt, and inspire governments to act.


The story of climate change is not only about loss; it is about rediscovery. It asks us to remember that we are part of nature, not separate from it. Every forest, river, and breeze is part of our home. And homes are worth protecting.


So the next time you step outside — into a park, a field, or even a busy street lined with trees — take a breath and listen. The Earth is speaking, softly but urgently. It is telling us that the future is still in our hands, if only we choose to care.


Minggu, 08 Desember 2013

Antara Babysitter dan DAYCARE

Setiap orang tua khususnya Ibu bekerja selalu mengalami dilema saat memilih antara Babysitter atau DAYCARE untuk mengasuh anaknya saat mereka bekerja. Masing-masing ada plus minusnya, berikut ini beberapa diantaranya :

Babysitter                                                
(+) Tak ada biaya tambahan jika Anda terlambat pulang.
(+) Bisa bekerja 24 jam sehari, walaupun juga perlu hari libur.
(-) Loyalitas babysitter perlu diperhatikan agar tidak sering berganti babysitter
(-) Anak langsung ditinggal di rumah ketika Anda pergi ke kantor. Waktu bertemu anakjadi sangat terbatas.
(-) Anak hanya bersama babysitter, sosialisasi terbatas.
(-) Tak ada yang tahu apa yang dilakukan babysitter di rumah. Keamanan belum tentu terjamin.
(-) Pengalaman belum tentu sesuai harapan.
(-) Makanan yang diberikan kepada anak harus kita kontrol sendiri nutrisinya. Adababysitter yang malas sehingga membuang makanan yang tak habis dimakan anak.
(-) Stimulasi buat anak harus kita kontrol. Jika pengasuh malas, ada kemungkinan anak hanya nonton TV saja.
(-) Jika babysitter tidak disiplin, kegiatan anak akan mengikuti kemauannya/ kemauan anak saja.   
                         
Daycare
(-) Ada biaya tambahan jika Anda terlambat menjemput.
(-) Hanya selama jam kerja, ada sedikit tambahan waktu untuk penjemputan.
(+) Ada waktu tambahan bersama anak dalam perjalanan ke daycare dan ketika pulang ke rumah.
(+) Anak bersama dengan banyak anak lain, stimulasi untuk sosialisasi lebih luas.
(+) Beberapa daycare menyediakan CCTV untuk membantu Anda memantau apa yang sedang dilakukan anak. Lagipula pengasuh tidak hanya satu, sehingga mereka bisa saling mengawasi.
(+) Biasanya pengasuh berpengalaman, setidaknya sudah mendapatkan pelatihan, dan tetap disupervisi.
(+) Makanan yang diberikan sudah dikontrol nutrisinya. Anak diajari makan sendiri. Dengan melihat anak lain makan sendiri, anak bisa termotivasi belajar makan sendiri.
(+) Biasanya memiliki program khusus untuk menstimulasi anak, dan sesuai dengan usia anak.
(+) Lebih teratur dan disiplin karena jam-jam aktivitas biasanya rutin dan teratur.

Selasa, 30 Oktober 2012

Tentang Rumah Bunda Daycare


Tentang Kami



Rumah Bunda Daycare menawarkan pelayanan berupa asuhan perawatan, pendidikan dan bimbingan bagi anak usia 3 bulan hingga 6 tahun.

Kegiatan di Rumah Bunda Daycare dikondisikan dengan suasana yang ramah dan menyenangkan sehingga anak-anak merasakan suasana seperti bermain dan belajar di rumah  sendiri.

Program di Rumah Bunda Daycare dibuat sedemikian rupa dengan memperhatikan perkembangan anak.

Menyesuaikan dengan kemampuan dan fasilitas yang ada, Rumah Bunda Daycare belum dapat melayani anak-anak yang memerlukan kebutuhan khusus.

Program dan Kegiatan di Rumah Bunda Daycare disusun berdasarkan :
-         Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak (MenDikNas, 2011)
-         Skrining Perkembangan Balita usia 3 bulan – 6 tahun (IDAI, 2011)
 

Fasilitas Kami



Fasilitas yang tersedia di Rumah Bunda Daycare :

   1.   Rumah dengan lingkungan yang bersih, aman dan nyaman

   2.  CCTV untuk memantau anak melalui internet

   3.  Kamar dan tempat tidur ber-AC

   4.  Kamar mandi dengan air hangat

   5.  Kursi dan meja belajar yang atraktif

   6.  Kurikulum dan hasil perkembangan anak

   7.  Check up kesehatan oleh dokter

8.  Playground indoor dan outdoor

9.  Aneka mainan edukatif

10.  Aneka perlengkapan bayi  (baby box, playard, playmat, baby chair, jumpero, baby gym dll)

11.  Mini perpustakaan edukatif 
12.  Kulkas dan freezer

13.  Peralatan makan dan minum food grade

14.  Sterilizer peralatan makan dan botol susu

15.  Snack dan makan siang (untuk anak usia di atas 1 tahun, bagi yang berusia di bawah 1 tahun diharapkan membawa makanan siap saji dan buah dari rumah)

16.  Antar jemput anak / ASI (opsional, tarif terpisah)

17.  Pilihan paket bervariatif sesuai kebutuhan orang tua

18.  Overtime (jika diperlukan)



Perlengkapan Anak yang Harus Dibawa

1.  Pakaian santai (untuk aktivitas), pakaian tidur dan pulang, popok

2.  Sikat gigi + odol

3.  Handuk + perlengkapan mandi

4.  Susu formula / ASI, botol susu dan perlengkapannya